6 Cara Buat Lemari Baju jadi Lebih Ramah Lingkungan

Lemari baju juga perlu dibuat jadi lebih ramah lingkungan, seperti halnya rumah dan lingkungan tempat tinggal kita.

Kita sering tidak menyadari bahwa lemari baju bisa jadi tempat penampungan barang tak berguna, dan jadi sumber pemborosan. Karena itu, kalau bicara soal hidup ramah lingkungan, jangan lupakan lemari baju.

6 Cara Buat Lemari Baju jadi Lebih Ramah Lingkungan
6 Cara Buat Lemari Baju jadi Lebih Ramah Lingkungan

Berikut 6 cara membuat lemari baju jadi lebih ramah lingkungan:


1. Rutin bersihkan lemari
Hal paling pertama yang perlu dilakukan adalah rutin membersihkan lemari. Bersihkan dari debu, dan keluarkan baju-baju yang tidak lagi dibutuhkan. Memang tidak mudah menyingkirkan baju-baju dari lemari kita, selalu saja ada alasan untuk menyimpannya walau sudah setahun tidak dipakai. Kalau kualitasnya masih bagus, kenapa tidak menjualnya  secara online, tawarkan ke teman atau tetangga, atau didonasikan ke orang-orang yang membutuhkan?


2. Modifikasi baju lama
Modifikasi, remodelling, redesign, permak.. apa pun istilahnya, maksudnya sama: mengubah baju lama jadi lebih trendy. Jangan ragu untuk bereksperimen, ladies mungkin terkejut dengan hasil modifikasi baju yang ladies buat. Kreatifitas adalah kuncinya.


3. Cuci baju dengan benar
Mencuci baju dengan benar adalah langkah penting untuk hidup ramah lingkungan, mulai dari menghemat air sampai memilih deterjen tanpa phosphate dan tanpa chlorine. Phosphate dan chlorine adalah bahan kimia berbahaya bagi lingkungan yang sering digunakan dalam deterjen dan sabun cuci. Menjemur baju juga lebih hemat energi daripada mengeringkan baju menggunakan mesin pengering.


4. Kenali bahan baju yang dipakai
Selalu perhatikan label baju saat membeli, karena jenis bahan yang dipilih bisa berdampak besar untuk bumi kita. Kain sintetis dibuat dengan bahan kimia berbahaya, sementara kain organik seperti sutra, tensil, dan wool bebas pestisida. Kain organik biasanya berasal dari bahan yang dipanen secara alami, lebih sedikit polusi, dan lebih hemat energi.


5. Kualitas lebih dari kuantitas
Ladies mungkin sering jadi korban trend, produk diskon, atau promo toko; dan berakhir dengan memenuhi lemari dengan baju-baju yang sebenarnya tidak dibutuhkan. Mulai sekarang, kendalikan diri ladies dari berlebihan membeli baju. Utamakan kualitas daripada kuantitas dengan memilih baju-baju yang bisa bertahan lama. Ini bisa berarti menjauhi diri dari produk designer dan merek terkenal yang disuka, tapi ladies akan berterima kasih saat menyadari berapa banyak uang yang bisa ladies hemat dalam jangka panjang karena ini.


6. Pertimbangkan produk fashion bekas
Pasti pernah dengar dong soal artis yang melelang pakaiannya untuk amal? Yap, yang saya maksud adalah pakaian bekas seperti itu, pakaian bermerek terkenal, berkualitas dan tentu saja dengan harga lebih terjangkau.

Setiap boutique dan toko baju biasanya punya jadwal tertentu untuk menggelar lelang atau cuci gudang. Tanyakan tanggalnya pada pemilik atau pegawai boutique, dan datanglah pada tanggal yang dipilih untuk mendapatkan produk fashion bekas dari merek terkenal dengan harga lebih terjangkau.


Mudah kan cara membuat lemari baju lebih ramah lingkungan? Cobalah dari sekarang.



0 komentar:

Post a Comment

-- Jangan berkomentar kasar/spam/p*rn --